Skip to main content

Posts

The age of drooling babies and smarty-pants folks

Gosh. I'd like to feel just once an ordained duty to be a protector of a petite version of me. While fact is most of the blabbers condemned me eternally just for pointing out that they in fact have bad upbringings--both socially, and mentally--though I'd still care enough to show unnecessary gratitude to respond to them at all. Although most of my own social experiences ended up in some kind of awkward dispositions--marked by the other party often got offended over almost hilly-billy acts and less-unlikely-favorable-to-them remarks and remove any kind of attachment with me thusly, I have no remorse whatsoever for any past events regarding this matter. Once, one of them came raided my writings here in my blog and got her pants on fire (although I care less whether she's a liar ot not, since I sensed false life braggings from any of her postings on the social media). F.y.i, nobody really care enough to read my blogs, so thanks for putting the rainbow in my sky for me. S...

Renungan kala hujan

Saya suka hujan. Aroma hujan yang segar terasa merasuk ke dalam jiwa. Dan di antara rehat saya di awal tahun ini, di dalam kamar yang temaram dan di dalam kesendirian, dapat saya hirup aroma hujan dari jendela yang terbuka. Ah. Penghawaan alami masih menang, apalagi di awal tahun di bagian selatan Jakarta Selatan ini.  Setahun yang lalu, awal tahun di kota yang berbeda, dengan suasana yang berbeda. Tapi saya tetap suka mematikan lampu dan membuka jendela, membiarkan suasana hujan masuk ke dalam ruangan jiwa. Teringat kota itu meski penuh jiwa-jiwa dan impian, namun tetap bukanlah 'rumah' yang saya cari. Selamanya kota ini serta hujannya akan jadi persinggahan sementara yang nyaman dan berkesan mendalam. Dua tahun yang lalu, awal tahun di kota yang berbeda, dengan orang-orang yang berbeda, di negara yang berbeda. Merasakan hujan yang berbeda: salju. Tetap saja, apapun itu saya suka hujan. Meski menyakitkan, namun saya suka hujan. Dan hujan adalah negri itu, negri itu adalah huja...

Mama Drama (yang tercinta)

Selain MLM dan rokok, ada satu hal lagi yang saya bener-bener ga tahan: Mama Drama.  ------- (Warning: postingan ini bikin emak-emak hardchore kejang-kejang. Use it wisely. 😂  Move along at your own risk. ) ------- Semua ibu-ibu baru ini (seumuran sama saya) kelakuannya sangat tipikal di media sosial macam facebook dan path. Terlalu banyak membagi informasi mengenai anak-anaknya dan sangat sangat sangat emosional jika diingatkan ( mama bear will bite you to death! ). Saya sampai pada satu titik dimana saya sangat yakin bahwa mungkin dulu saya tidak benar-benar berteman dengan mereka, karena jelas sekali saya di luar lingkaran mereka (dari segi bahasa, kehidupan, dan persepsi) (Semua ilustrasi saya hapus karena yang punya drama emosi..) Panggilan tipikal: si anu mamanya anu Yang bikin saya paling sadar kalo saya bukan temannya lagi itu adalah saat saya lihat statusnya dan komen-komen di statusnya, semua orang adalah mama/papa/ayah/bunda/kakek/nenek dari nama si...

Katak dalam tempurung

Saat kau merasa hebat, lihatlah bahwa di atas langit masih ada langit. bahkan mungkin langit yang kau anggap sudah kau raih itu mungkin hanya bagian bawah tempurung kelapa dan kau adalah sang katak yang dengan pongahnya bangga sebagai penguasa dunianya yang sempit itu. Apakah kebanggaan itu? Apakah itu almamater yang hebat? Teman-teman yang banyak? Pekerjaan yang keren? Istri/suami cantik dan ganteng? Anak-anak kah? Otak yang kelewat jenius kah? Pikir lagi! Apa yang kau punya itu pastinya bukan apa-apa, karena akan selalu ada yang lebih dari kamu. Dan bisa jadi saat kau berkaca yang kau lihat hanyalah seekor katak yang pongah, yang sibuk dengan dunianya sendiri. Semua akan terasa saat kau di bawah, saat-saat kau tidak dianggap dan tidak dihargai. Saat-saat kau merasa terbuang. Dan bisa saja katak-katak pongah yang sedang berkuasa saat ini akan menginjakmu (ini adalah bukti bahwa duniamu jauh lebih sempit dari katak-katak itu, tempurungmu mungkin ada di dalam tempurungnya.) Segal...

Kenyataan

"Kalau ga bisa menyesuaikan diri maka akan stress sendiri." Se-menyesuaikandiri apa?dan sedepresi apa? Saya ga pernah nyangka kalau ternyata busuknya sistem ini sampai kedalam-dalam... Padahal saat saya dengan Rahmat Tuhan diterima jadi CPNS 4 tahun lalu saya masi optimis kalau situasi akan membaik, terlebih dengan atasan langsung yang sama idealisnya dengan saya. Namun saay atasan langsung saya itu dimutasi,saya terlalu cepat menyerah dengan tekanan, dan saya lari untuk dua tahun (lari = sekolah) .. Dan ternyata setelah plang sekolah itu situasi justru memburuk lebih parah dari sebelumnya. Mungkin saya yang salah menangkap maksud " moratorium" itu apa, namun pada prakteknya pegawai2 yang diterima pada titik, sebelum, dan atau selama moratorium itu adalah saudara2 (anak, menantu, kerabat, handai taulan) dari pegawai dan atau pejabat yang ada. Yang namanya reformasi birokrasi, kebersihan penerimaan, itu hanyalah bualan masa2 kampanye SBY saja. Kalau dilihat secara da...

2 weeks before becoming a Mrs. (my Timbuctu-logy)

Can't believe finally getting married. Not that I want to (like really want to) but kinda must to. It's like trying to walk a pathway to Timbuctu from Jakarta, bare-feet. The [perception] on how an unmarried woman remains as she is tickled the society more than it's supposed to be--forcing both parents to drag her into marriage life. Single woman means: unworthy , unlikable (by men), old-maid/hag , unhappy , and so on (you could add this list until forever if you get my point). Even your supposed-to-be-supportive-same-gender-parent (name it: Mom) forces you more into marrying any guy (like literally any Martian there is, as long as you won't be on your own) if you don't have your own. What I am trying to say is being single is not an option , especially if you are a woman and getting closer to your thirties. The tension become more and more severe along with time, while all (well not all, but just some or i  must say most on facebook ) put on the...

The Sounds of G

Glow Goth Glittering Gusts Golden Grittier of Grumbling Guts Gamble the Growth of Gay-light Git Gives me Gists of Growing Gee- Wees G for G as G for Glad Gift and as Gas, drifted pass G will be G Gorgeous as can be, as G is for me  G will always be